Selasa, 24 Mei 2011

MAAFKAN AKU INDAH

Kuingin selamanya mencintai dirimu
Sampai saatku akan menutup mata dan hidupku
Kuingin selamanya ada disampingmu
Menyayangi dirimu
Sampai waktu kan memanggilku

Kuingin selamanya Ungu teralun merdu menemani kesendiranku. Perlahan kurasakan butiran bening mengalir dipipiku. ”Maafkan aku, aku harus memilihnya. Takkurasakan lagi getaran indah yang dulu kurasakan saat bersamamu. Maafkan aku” Ucapnya. 3 tahun lalu dia ucapkan kalimat itu tapi aku masih tak peduli. Aku ingin selalu mencintainya, Tak peduli dia milik siapa. Aaaah Dia,,,dia selalu berhasil menghilangkan keegoisanku.

Sesungguhnya kutak rela jika kau tetap bersama dirinya
Hempaskan cinta yang kuberi
Semampunya kumencoba tetap setia menjaga segalanya
Demi cinta yang tak pernah berakhir


Kejujuran hati dari Kerispatih menggantikan ungu yang telah berakhir. Hatiku makin teriris sepi, terlalu lama aku tersiksa dengan perasaan ini. Menjaga cinta yang mungkin takkan pernah kau sadari. Semakin lama aku hanya memelihara rasa yang semakin membunuhku. Aku masih sama seperti ketika dia ucapkan aku mencintaimu beberapa tahun lalu tapi sampai kapan?dia telah memilih orang lain untuk hidupnya.

Jadikan aku yang kedua
Buatlah diriku bahagia

Aku tersenyum mendengar suara Astrid lewat Jadikan Aku Yang kedua.
Apa yang dilukiskan oleh lagu itu?ikhlas menjadi yang kedua, kebodohan ataukah keegoisan?. Cekrik,,,Kudengar pintu perlahan dibuka. Aku menoleh sambil memamerkan senyum termanisku. ”Sayang,,,Kamu langsung kesini?Indah gimana?”Ucapku sambil mengambil tas kerja Vino. ”Gampanglah, Aku sudah bilang lembur sampai pagi kedia”Ucap Vino sambil masuk kekamar mandi. ”Ya udah kamu mandi dulu, aku bikinin kopi” Ucapku.

Teman takkan kupaksa kau maafkan
Diriku yang terlanjur bersalah
Hayalan maaf tulus darimu
takkan pernah kubuat lagi
Maafkan aku mencintai kekasihmu
Kekasihmu............


Ringtonenya Rebecca (Maafkan Aku Mencintai Kekasihmu) mengagetkan aku, Aku berlari kearah kamar. Siapa sih yang telfon?ga tau apa orang lagi sibuk?Makiku dalam hati.
”Ya hallo?Indah?ada apa?Tumben telfon?”Tanyaku bertubi-tubi, dadaku berdegup kencang.
”ya nih Mel, ga da kerjaan. Vino katanya masih lembur sampai pagi”Ucap suara diseberang sana. Pelukan Vino dari belakang mengagetkan aku. Maafkan aku Indah,Ucapku dalam hati. Aku tak pernah merelakannya menikah denganmu 3 tahun lalu.
Maafkan aku.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar